Penyakit Flu Tulang: Penyebab, Gejala dan Obat Flu Tulang

flu tulang

Penyakit flu tulang adalah salah satu penyakit yang harus diwaspadai, karena penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan pada tubuh. Agar dapat menghindari penyakit flu tulang ini diharapkan masyarakat dapat mengenal lebih dahulu tentang ciri-ciri penyakit flu tulang.

Dalam istilah medis, flu tulang mirip dengan arthritis, radang sendi, atau rematik. Sedangkan masyarakat umum menyebut flu tulang sebagai chikungunya. Penyakit chikungunya disebut flu tulang karena mempunyai gejala yang hampir sama dengan gejala flu pada umumnya namun ditambah dengan rasa nyeri pada sendi-sendi tubuh.

Flu tulang disebabkan karena adanya virus yang ditularkan dari penderita ke penderita lainnya melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi oleh virus Parvovirus B19. Dua spesies nyamuk yang dapat menularkan virus ini adalah jenis nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Nyamuk ini memiliki kebiasaan menggigit di waktu siang hari dan puncak aktivitasnya adalah pada pagi hari dan sore hari. Seseorang akan mulai merasakan ciri-ciri atau gejala flu tulang antara empat sampai dua belas hari berikutnya.

Fakta Tentang Flu Tulang

  • Flu tulang disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dari orang ke orang. Ketika ada nyamuk yang mengggigit penderita maka virus akan berkembang dalam nyamuk. Kemudian nyamuk yang terinfeksi akan menggigit penderita lain yang kemudian menularkan flu tulang.
  • Semua jenis gejala awal seperti sakit kepala, nyeri, demam, dan nyeri sendi akan muncul setelah 3 hingga 7 hari setelah terkena infeksi.
  • Virus akan berkembang dalam tubuh dalam waktu antara lima hingga tujuh hari dan kemudian akan menetap dalam tubuh penderita.
  • Obat untuk flu tulang hingga saat ini belum ditemukan, dan ketika terkena infeksi maka hal yang bisa dilakukan adalah istirahat, makan, minum dan menggunakan obat pereda nyeri untuk mengurangi gejala.
  • Flu tulang akan sembuh sendiri selama tujuh hingga lima belas hari tanpa perawatan. Biasanya penderita akan merasa lebih baik setelah benar-benar pulih.
  • Flu tulang sering didiagnosis dengan demam berdarah, namun pembengkakan sendi bisa menjadi gejala pasti yang menguatkan diagnosisi flu tulang.

Di dalam dunia medis sebenarnya tidak ada istilah flu tulang. Namun, beberapa penyakit seperti chikungunya dan osteomyelitis tidak jarang diartikan atau disebut sebagai flu tulang. Kenali kedua jenis penyakit tersebut untuk mengetahui kenapa diartikan sebagai flu tulang.
Berikut ini adalah beberapa penjelasan singkat mengenai chikungunya dan osteomelitis.

Chikungunya

Chikungunya merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan dari nyamuk yang sudah terinfeksi kepada manusia. Nyamuk yang dapat menularkan virus ini adalah nyamuk Aedes albopictus dan Aedes aegypti.

Chikungunya terkadang juga diklasifikasikan ke dalam virus rematik karena efeknya terhadap sendi. Oleh karena itu, chikungunya sering dianggap orang sebagai flu tulang karena sering memengaruhi persendian pengidapnya.

Virus genus Alphavirus yang ditularkan oleh nyamuk tersebut, dapat membuat seseorang yang terinfeksi mengalami demam tinggi hingga 400 Celcius, sendi membengkak, dan juga muncul rasa sakit pada sendi bagian pergelangan kaki, punggung bawah, lutut, antar tulang jari, atau pergelangan tangan. Selain itu, penderitanya juga merasakan kelelahan, pusing, sakit otot, mual, dan timbul ruam-ruam di kulit.

Gejala penyakit chikungunya umumnya dapat berlangsung selama sekitar 3 hari. Meski jarang berakibat fatal, virus tetap dapat tinggal di dalam tubuh selama sekitar 7 hari. Pada jangka waktu ini, nyamuk lain yang menggigit penderita dapat ikut terinfeksi virus penyebab chikungunya. Mereka yang sudah pernah terinfeksi akan memiliki kekebalan seumur hidup terhadap chikungunya.

Osteomelitis

Lain halnya dengan chikungunya, osteomelitis yang merupakan infeksi tulang disebabkan oleh bakteri yang menyerang tulang. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga dapat terserang penyakit ini. Biasanya, bagian tulang yang terinfeksi adalah tulang yang memiliki ukuran panjang. Seperti tulang kaki dan lengan pada anak-anak. Lalu, tulang kaki, panggul, dan tulang belakang pada orang dewasa.

Penyebab dari kondisi ini karena adanya beberapa jenis organisme atau bakteri (salah satu yang paling sering adalah bakteri Staphylococcus aureus) yang menginfeksi di satu bagian tubuh kemudian masuk ke dalam aliran darah dan menginfeksi tulang tertentu. Infeksi ini juga dapat menyebar melalui aliran darah kepada bagian tulang lainnya. Bakteri atau organisme yang menyebabkan osteomelitis dapat masuk ke dalam tubuh dengan beragam cara, mulai dari luka yang dalam, melalui proses operasi perbaikan fraktur tulang (tulang retak atau patah), atau operasi pergantian pinggul.

Adapun, gejala yang mungkin muncul jika seseorang terkena osteomelitis adalah nyeri di bagian yang terinfeksi dan munculnya bercak kemerahan pada daerah yang terinfeksi, disertai dengan demam dan meriang. Selain itu, penderita juga akan merasakan tidak enak badan, bagian yang terinfeksi akan tampak mengering, membengkak, kaku atau mengalami kelumpuhan. Demam dan sakit pada bagian tulang yang merupakan bagian dari gejala penyakit ini membuatnya terkadang diartikan sebagai flu tulang.

Apapun tanggapan Anda mengenai flu tulang, segeralah periksakan diri Anda ke dokter ketika Anda merasakan beberapa gejala di atas. Misalnya, demam hingga 400 Celcius, mual, pusing, serta sendi dan otot terasa sakit. Begitu juga jika Anda merasa meriang dan demam, yang disertai munculnya pembengkakan di bagian tertentu. Karena pada dasarnya, di dalam dunia medis tidak ada istilah flu tulang. Sehingga, Anda perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosa kondisi Anda yang sebenarnya.


Hemat Pengeluaran BBM Anda Dengan Alat Penghemat BBM Revolusioner Terbukti BBM lebih Irit sampai dengan 30%!!!, mesin lebih halus dan bertenaga....
Minicon Penghemat BBM | Cara Kerja Minicon | Testimoni Minicon |

Apabila virus yang telah menginfeksi dalam tubuh korban maka akan timbul beberapa gejala. Gejala-gejala penyakit flu tulang tersebut antara lain:

1. Demam
Penderita flu tulang pada awalnya tidak menyadari jika sudah terinfeksi dari jenis nyamuk Aedes Aegypti. 3 hari setelah virus masuk ke dalam tubuh kemudian akan menyerang tubuh dengan cepat. Penderita akan merasa demam yang tiba-tiba muncul pada malam hari. Demam akan membuat penderita tidak bisa bangun dan kemudian rasa sakit  berkembang ke bagian tulang.

2. Nyeri Sendi
Setelah demam maka semua  bagian tubuh akan terasa sangat sakit. Nyeri pada bagian sendi bisa terjadi pada bagian tangan, kaki dan punggung. Rasa nyeri inilah yang kemudian akan menyebabkan tubuh menjadi sangat lemah. Bahkan karena rasa nyeri yang berlebihan maka ketika disentuh dengan tangan juga akan terasa sangat sakit.

3. Sakit Kepala
Setelah virus masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan beberapa gejala maka bisa membuat penderita merasa sakit kepala. Gejala ini paling  sering terjadi bersamaan dengan demam yang muncul pada malam hari. Sakit kepala  menandakan jika virus sudah merusak sistem syaraf yang membuat beberapa bagian sendi kaki dan tangan merasa sulit untuk digerakkan.

4. Sendi Bengkak
Bagian persendian yang terasa sakit juga akan mengalami pembengkakan. Kondisi ini akan menyebabkan sendi yang terasa sakit sudah tidak bisa digerakkan. Sendi yang membengkak akan menyebabkan tubuh terasa semakin sakit. Kondisi ini bisa menjadi lebih parah jika penderita tidak banyak minum air atau dehidrasi.

5. Tulang Sakit Saat Digerakkan
Penderita juga akan merasa tulang yang sangat sakit ketika digerakkan. Seiring dengan bagian sendi yang mengalami pembengkakan maka semua bagian tulang akan terasa lebih sakit. Tulang pada bagian kaki dan tangan biasanya terasa pertama kali. Namun setelah beberapa hari maka semua bagian punggung juga akan terasa sangat sakit.

6. Ruam pada Kulit
Pada tahap awal biasanya juga akan muncul ruam pada bagian kulit. Ruam yang tampak pada bagian kaki dan tangan belum mulai terasa sakit. Namun ketika ruam sudah semakin berkembang pada bagian sendi maka rasa sakit akan lebih mudah muncul. Namun gejala ini biasanya tidak terlalu dominan karena hanya sedikit penderita yang akan mengalaminya.

7. Kram Otot
Kram otot adalah salah satu bagian penting ketika pada gejala awal penderita sudah merasakan sakit pada persendian. Kram otot paling sering terjadi pada bagian kaki yang sendinya sudah mulai membengkak. Infeksi menyebabkan otot tidak bisa  bekerja dengan baik. Hal ini juga sering menyebabkan penderita merasa sangat lelah dan sulit untuk bergerak.

8. Mual
Rasa mual biasanya terjadi pada tahap awal gejala flu tulang. Mual disebabkan tubuh membentuk respon yang sangat buruk karena infeksi dari virus yang masuk ke dalam tubuh. Mual akan semakin parah jika penderita juga tidak bisa mengkonsumsi makanan dan kekurangan cairan. Cara untuk mengatasi mual adalah dengan sering minum air agar tubuh tidak dehidrasi.

9. Sakit Kepala
Sakit kepala bisa terjadi pada semua penderita flu tulang, baik pada tahap gejala awal ataupun setelah melewati masa inkubasi. Kondisi kepala sering pusing akan membuat penderita tidak bisa bangun dari tempat tidur dan ditambah dengan rasa sakit pada semua bagian persendian. Untuk mengurangi rasa sakit kepala maka sebaiknya penderita tetap makan dan minum agar tubuh memiliki tenaga agar bisa pulih.

10. Muntah
Muntah disebabkan karena rasa mual yang berlebihan. Hal ini disebabkan karena penderita tidak mengkonsumsi makanan yang cukup sehingga infeksi menyerang lebih cepat. Bagi penderita penyakit maag maka kondisinya bisa menjadi lebih parah dan sulit untuk pulih. Muntah juga akan lebih parah pada penderita usia lanjut yang sistem kekebalannya sudah lebih lemah.

11. Tubuh Sangat Lelah
Tubuh akan terasa sangat lemah karena tidak mampu melawan infeksi dari virus flu tulang ini. Tubuh yang terasa sangat lelah bisa menyebabkan penderita tidak mampu menahan rasa sakit karena infeksi yang menyerang pada bagian sendi. Biasanya tubuh akan pulih sendiri setelah infeksi sembuh dan tidak memerlukan perawatan khusus.

12. Sakit Punggung
Sakit punggung adalah bagian ketika tubuh terasa sakit yang dimulai pada bagian sendi tubuh. Sakit pada punggung biasanya akan menyebabkan tubuh penderita meringkuk. Ketika tubuh terlalu meringkuk karena menahan rasa sakit pada bagian sendi tubuh maka sakit pada punggung akan bertambah menjadi lebih parah. Kondisi ini akan bertahan hingga flu tulang benar-benar sembuh.

Obat Flu Tulang

Pengobatan dari penyakit flu tulang sendiri adalah dengan cara simtomatik. Simtomatik yaitu mengatasi gejala yang muncul saja. Yaitu dengan cara beristirahat, memenuhi kebutuhan cairannya secara cukup, memberikan obat-obatan untuk meredakan sakit demamnya, memberikan obat untuk nyeri pada sendinya juga perlu. Si penderita harus dijauhkan dari gigitan nyamuk. Hal ini untuk memberikan proteksi juga pada orang lain yang tidak terkena penyakit. Karena apabila si penderita flu tulang digigit oleh nyamuk lain kemudian nyamuk lain tersebut menggigit orang lain yang sehat maka bisa tertular penyakit flu tulangnya.

Menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah munculnya bibit-bibit nyamuk juga sangat diperlukan. Menguras bak mandi secara teratur. Membersihkan tempat-tempat kotor adalah cara agar tidak memberi kesempatan nyamuk untuk bisa berkembang biak yang nantinya akan membawa virus yang merugikan. Menjaga tubuh dengan olahraga yang teratur dan istirahat yang cukup untuk menjaga system imunitas atau kekebalan tubuh tetap terjaga sehingga tidak mudah terkena penyakit. Oh ya jangan lupa untuk berhenti merokok ya 🙂


Hemat Pengeluaran BBM Anda Dengan Alat Penghemat BBM Revolusioner Terbukti BBM lebih Irit sampai dengan 30%!!!, mesin lebih halus dan bertenaga....
Minicon Penghemat BBM | Cara Kerja Minicon | Testimoni Minicon |



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*