Inilah, Obat Alami Ketika Keracunan Makanan Paling Jitu

Inilah, Obat Alami Ketika Keracunan Makanan Paling Jitu

Keracunan makanan bisa terjadi kepada setiap orang yang tidak teliti dan berhati-hati dalam memilih makanan. Oleh karena itu, saat membeli makanan di luar ada baiknya kita selalu memeriksa tanggal kadaluarsa, bau dan juga warna makanan. Karena makanan yang dijual di pasaran bisa saja dalam pengolahannya tidak higienis sehingga ini menyebabkan jamur dan bakteri berkembang biak secara cepat. Jika sistem kekebalan tubuh kita sedang lemah, mengonsumsi makanan yang seperti itu dapat menyebabkan keracunan. Keracunan biasanya memiliki gejala seperti sakit perut, pusing, mual dan juga muntah.

Inilah, Obat Alami Ketika Keracunan Makanan Paling Jitu
Walaupun makan di restaurant populer, tidak menanggung makanannya senantiasa higienis dan aman dikonsumsi. Kadang-kadang makanan yang masuk ke perut bercampur dan menunjukkan reaksi alergi yang membuat tubuh Anda keracunan.
Makanan yang kurang higienis bisa pula mengakibatkan Anda keracunan, terlebih bila usia makanannya sudah terlalu lama dan mendekati tanggal expired bahkan juga mungkin saja udah kadaluarsa.

Keracunan makanan adalah kondisi yang muncul akibat mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi oleh organisme menular, seperti bakteri, virus, dan parasit. Selain itu bisa karena racun yang mereka keluarkan di makanan. Kontaminasi dapat terjadi saat makanan sedang diproses atau dimasak dengan tidak benar.

Kontaminasi yang umumnya terjadi pada kasus keracunan makanan disebabkan oleh:

  • Bakteri, contohnya Campylobacter, salmonella, Escherichia coli (E. coli), Listeria, dan Shigella.
  • Virus, contohnya norovirus dan rotavirus.
  • Parasit, contohnya cryptosporidium, Entamoeba histolytica, dan giardia.

Berikut ini adalah beberapa contoh makanan yang mudah terkontaminasi jika tidak ditangani, disimpan, atau diolah dengan baik.

  • Daging mentah
  • Susu.
  • Makanan siap saji, misalnya potongan daging matang, keju lembek, dan roti isi kemasan.
  • Telur mentah.
  • Kerang-kerangan mentah.

Gejala Keracunan Makanan

Gejala keracunan makanan bisa dimulai beberapa saat setelah makan hingga tiga hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Gejala yang umumnya terjadi antara lain:

  • Merasa mual dan muntah-muntah.
  • Mengalami diare.
  • Sakit atau kram perut.

Faktor Menyebabkan Keracunan Makanan

Mikroba
Jenis-jenis mikroba yang dapat menyebabkan keracunan adalah Escherichia coli patogen, Staphilococus aureus, Salmonella, Streptokkkus, Bacillus Parahemolyticus, dan Clostridium Botulisme. Bila makanan atau minuman yang anda konsumsi ternyata tercemari mikroba-mikroba tersebut maka anda bisa terkena keracunan.
Toksin
Ada beberapa jenis makanan yang bila tidak dimasak dengan benar akan mengandung toksin dan menyebabkan keracunan. Makanan-makanan tersebut adalah jamur, bayam beracun, kerang, dan tempe bongkrek.
Bahan Kimia
Bahan-bahan kimia yang terdapat pada bahan makanan yang akan dikonsumsi dapat menyebabkan keracunan. Bahan kimia tersebut adalah pestisida yang biasanya digunakan petani untuk membasmi hama, organi sulfat, ataupun karbonat.
Bila seseorang mengalami keracunan keracunan maka akan timbul gejala-gejala yang paling umum adalah sulit bernafas, sakit perut, mual, diare, dan muntah-muntah.  Berikut ini adalah gejala-gejala yang dapat terjadi pada penderita keracunan berdasarkan tingkatan keracunan itu sendiri.

Pengobatan Keracunan MakananPada kebanyakan kasus, keracunan makanan tidak membutuhkan pengobatan khusus. Untuk meredakan gejala yang terjadi, Anda bisa beristirahat secukupnya dan minum banyak cairan karena jika mengalami dehidrasi, maka gejala yang terjadi akan bertambah parah dan masa pemulihan akan menjadi makin lama.


Hemat Pengeluaran BBM Anda Dengan Alat Penghemat BBM Revolusioner Terbukti BBM lebih Irit sampai dengan 30%!!!, mesin lebih halus dan bertenaga....
Minicon Penghemat BBM | Cara Kerja Minicon | Testimoni Minicon |

Orang yang rentan mengalami dehidrasi sebaiknya diberikan cairan rehidrasi oral atau dikenal dengan nama oralit. Oralit berfungsi menggantikan glukosa, garam, dan mineral penting lain yang hilang akibat muntah dan diare. Untuk sementara waktu, sebaiknya Anda menghindari makanan biasa hingga merasa lebih baik. Anda bisa mengonsumsi makanan yang mudah dicerna seperti bubur.
Berikut ini beberapa kondisi yang mengharuskan Anda mendapat pengobatan karena keracunan makanan:

  • Anda mengalami demam tinggi.
  • Gejala yang dialami sangat parah dan tidak membaik hingga beberapa hari.
  • Mengalami gejala dehidrasi parah, misalnya urine beraroma tidak enak, berwarna gelap, dan sangat sedikit.
  • Bayi Anda mengalami keracunan makanan.
  • Terjadi wabah keracunan makanan dan terkait dengan sumber kontaminasi tertentu.
  • Mengalami muntah-muntah lebih dari dua hari.
  • Diare yang bertahan lebih dari tiga hari atau tinja bercampur darah.

Keracunan makanan juga bisa memberikan efek yang parah, terutama pada orang-orang dengan kekebalan tubuh yang lemah. Di antaranya adalah penderita diabetes, gagal ginjal, gagal jantung,

 

Untuk mengobati keracunan ringan karena makanan, nenek moyang memberi beberapa resep alami, seperti  dibawah ini :
Jahe 
Obat alami paling baik untuk mengobati keracunan makanan yakni jahe. Rimpang yang merasa pedas ini mempunyai kandungan antibiotik alami yang akan membuat perut jadi kembali normal.
Langkahnya yakni dengan mencampurkan irisan jahe tidak tebal ke seduhan teh atau mencampurkan parutan jahe kedalam makanan Anda.
Jeruk lemon 
Anda perlu menyimpan jeruk lemon di dalam almari es untuk dipadukan ke pada minuman Anda. Lemon memiliki type asam yang dapat membunuh bakteri jahat di perut.
Kemangi 
Kemangi mempunyai efek mendinginkan dan mengatasi infeksi pencernaan. Ambillah saja beberapa lembar kemangi lalu masukan ke menu masakan Anda, atau dicampurkan dalam sambal dan lalapan.
Kemangi dapat membantu membunuh bakteri jahat di dalam perut. Tetapi, sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu berlebih karena dapat menurunkan tekanan darah.
Peppermint 
Sama seperti kemangi, daun yang satu ini merasa pedas dan fresh. Dipadukan di dalam minuman umpamanya jus atau teh, peppermint mungkin saja obat infeksi perut yang disebabkan karena keracunan makanan.
Delima 
Di zaman dulu, nenek moyang menanam delima baik putih ataupun merah untuk pengobatan alami. Delima merah sendiri dapat mengatasi diare yang dikarenakan keracunan makanan.
Gula palem 
Ada kalanya, gula palem lebih baik daripada jenis gula yang lain. Gula palem ini dapat mengatasi infeksi yang dikarenakan oleh keracunan makanan. Selain itu, gula palem juga sediakan banyak daya yang pernah hilang selama Anda keracunan.
Yogurt 
Yogurt yang creamy yakni antiseptik terbaik untuk perut yang diserang bakteri jahat. Pencernaan dapat diselamatkan dengan bertambahnya bakteri baik yang didapat waktu mengkonsumsi yogurt.
Lidah buaya 
Jus lidah buaya selain kaya vitamin E, dapat juga membantu mengeluarkan racun daripada tubuh. Racun dikarenakan makanan ini akan dibawa keluar dari tubuh, lalu sisi yang infeksi sembuh melalui jus lidah buaya.
Cuka apel 
Sekalipun Anda mempunyai penyakit maag, Anda tidak perlu cemas, karena cuka apel ramah untuk pasien maag. Cuka apel ini bila diseduh dengan air hangat, akan membantu mengobati maag dan permasalahan pencernaan yang lain, termasuk infeksi perut.
Siapkan saja makanan diatas senantiasa dirumah Anda, sampai saat Anda atau anggota keluarga mengalami keracunan ringan dikarenakan makanan, dapat segera diberi pertolongan pertama.

Hemat Pengeluaran BBM Anda Dengan Alat Penghemat BBM Revolusioner Terbukti BBM lebih Irit sampai dengan 30%!!!, mesin lebih halus dan bertenaga....
Minicon Penghemat BBM | Cara Kerja Minicon | Testimoni Minicon |



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*