Inilah Makanan Terbaik untuk Dikonsumsi saat Anda Diare

Inilah Makanan Terbaik untuk Dikonsumsi saat Anda Diare

Ketika seseorang tengah mengalami diare, tinja yang dikeluarkan biasanya berair atau sering disebut juga dengan istilah mencret, buang air secara berulang-ulang. Banyak aspek yang bisa mengakibatkan terjadinya diare, umpamanya saja virus lambung, sindrom iritasi usus, atau mungkin obat spesifik. Apa pun pemicunya, makanan spesifik dapat menjadikan diare sebagai lebih buruk lagi atau mungkin jadi sebaliknya. Oleh sebab sebaiknya mengetahui dari makanan yang perlu dikonsumsi supaya bisa mempercepat terjadinya reaksi dalam pengobatan diare itu sendiri.

Inilah Makanan Terbaik untuk Dikonsumsi saat Anda Diare

Penyebab Diare
Mayoritas penduduk didunia pernah mengalami gangguan kesehatan pada sistem pencernaan yang biasa disebut dengan diare. Supaya terhindar dari diare sebaiknya kita mengetahui apa saja penyebab diare itu sendiri. Faktor kebersihan lingkungan dan asupan makanan yang mengandung bakteri atau virus dapat menyebabkan diare.

Tubuh yang mengalami diare beresiko mengalami dehidrasi atau gangguan kesehatan lainnya. untuk itu terdapat beberapa makanan yang dapat membantu proses sembuhnya diare dan terdapat juga beberap jenis makanan yang justru menambah parah gejala diare.
Pada beberapa jenis makanan tertentu dapat mengurangi efek negatif dari gejala diare bahkan membantu proses penyembuhan itu sendiri. Hal ini disebabkan kandungan yang terdapat didalam makanan tersebut dapat mempengaruhi kinerja organ dan menghambat tubuh mengeluarkan cairan secara berlebihan. Berikut jenis makanan untuk penderita diare :

Buah, Sayur dan Herbal

Beberapa jenis buah yang memiliki kandungan zat tertentu sehingga membantu mempercepat proses penyembuhan diare tersebut. Buah-buahan yang mempunyai tekstur lembut dapat dijadikan asupan yang mampu meringankan gejala diare. Lalu apa saja kategori buah-buahan yang dapat mengatasi diare? Berikut penjelasannya :
1. Pisang
Pisang merupakan jenis buah-buahan yang lembut dan lunak ketika dikonsumsi serta dapat membantu menenangkan sistem saluran pencernaan yang terganggu ketika proses pembentukan feses. Berikut beberapa kandungan yang terdapat didalam pisang :

  • Potasium : Kadar potasium yang tinggi dapat mengganti cairan elektrolit yang keluar bersama feses ketika diare.
  • Pectin atau Serat Soluble : berfungsi untuk membantu terserapnya cairan didalam usus dan merangsang gerak isi perut (stool)
  • Inulin : yakni merupakan zat prebiotic yang dapat membantu berkembangnya bakteri baik pada usus.

2. Apel
Apel merupakan jenis buah-buahan padat yang perlu dicerna lebuh lanjut didalam sistem pencernaan. Untuk itu ketika seorang mengalami diare sebaiknya mengkonsumsi apel olahan seperti saus apel guna memperoleh manfaat dari kandungan pectin, glukosa serta zat lain yang mempu mengurangi gejala diare. Usus pada penderita diare terlalu lemah untuk menyerap apel yang dikunyah dalam keadaan segar tanpa diolah atau dihaluskan terlebih dahulu. Selain itu, kandungan antioksidan yang terdapat didalamnya mampu mengusir partikel jahat didalam tubuh.
Apel ini juga sangat baik untuk :

  • makanan untuk penderita penyakit ginjal
  • makanan penurun kolesterol

3. Bluberries
Bluberries merupakan jenis buah-buahan yang mempunyai manfaat untuk mengatasi gejala diare dimana tubuh akan mengalami kekurangan cairan. Dengan mengkonsumsi buah bluberries maka bebarapa kandungan yang terdapat didalamnya dapat meredakan gejala tersebut. Untuk memperoleh manfaat sebagai pereda diare sebaiknya bluberries diolah menjadi teh yang telah ditumbuk sebelumnya atau bisa dikonsumsi dalam keadaan kering.
Berikut kandungan pada buah bluberries :

  • Tannins : berfungsi sebagai astringent yang mampu membuat jaringan mengalami kontraksi, meminimalisir peradangan, dan membantu proses keluarnya cairan dan lendir yang bersifat toksit terhadap tubuh.
  • Anthocyanosides : berfungsi sebagai anti bakteri dan merupakan salah satu sumber antioxidant
  • Serat soluble / pectin : membantu proses terserapnya cairan didalam usus

Blueberry ini juga termasuk ke dalam :

  • buah buahan untuk diet
  • buah yang mengandung vitamin B
  • buah untuk obat batuk

4. Wortel
Wortel merupakan jenis sayur-sayuran yang kaya akan nutrisi dan sangat baik untuk sistem pencernaan. Selain itu, kandungan vitamin yang terdapat pada wortel dapat meredakan kondisi usus yang tidak normal akibat diare. Ada beragam cara untuk mengkonsumsi wortel yang dapat dijadikan sebagai asupan kebutuhan nutrisi dari sayur-sayuran selama diare. Sebaiknya mengolah wortel dengan cara direbus atau dihaluskan menjadi sebuah jus supaya sistem pencernaan tidak kewalahan saat memprosesnya didalam usus.
Wortel ini juga sangat baik dikonsumsi sebagai :

  • makanan untuk penderita maag
  • makanan yang mengandung vitamin A
  • makanan untuk penderita asam lambung

 5. Jahe
Jahe merupakan bahan minuman penghangat tubuh yang dapat membuat tubuh menjadi lebih nyaman. Kondisi perut ketika diare tentu saja sangat mengganggu kesehatan sistem pencernaan menjadi tidak stabil, untuk itu konsumsil jahe dengan dalam bentuk minuman atau dikunyah dalam keadaan utuh sebagai penstabil usus ketika diare. Tambahkan madu jika jahe tersebut diolah menjadi minuman untuk memberi rasa manis.
Jahe ini juga merupakan herbal yang bisa digunakan untuk :

  • cara mengobati asam lambung
  • cara menghilangkan amandel
  • makanan sehat untuk paru paru perokok

Jenis Karbohidrat

Selama mengalami diare maka penderita akan kekurangan cairan sehingga menyebabkan menurunnya energi didalam tubuh. Untuk itu dengan mengkonsumsi beberapa kategori makanan yang mengandung karbohidrat dan nutrisi lainnya dapat mengembalikan energi didalam tubuh bahkan membantu proses pulihnya sistem pencernaan yang tergannggu akibat diare. Berikut kategorinya :

1. Nasi
Nasi merupakan menu utama bagi kebanyakan orang di negara Asia. Namun terlepas dari fungsinya sebagai asupan karbohidrat sehari-hari ternyata nasi juga dapat membantu proses terbentuknya feses atau tinjau didalam usus serta memadatkannya. Akan tetapi nasi merah dan nasi hitam ternyata tidak baik dikonsumsi ketika diare karena kandungan serat yang tinggi didalamnya.
Namun konsumsi nasi perlu diperhatikan pada beberapa kondisi seperti :

  • bahaya makan nasi dengan mie
  • makanan yang bikin gemuk
  • pantangan bagi penderita penyakit ginjal

2. Kentang
Kentang merupakan jenis makanan yang mengandung karbohidrat tinggi dan sangat baik dikonsumsi ketika diare. Pada umumnya kentang ini dijadikan pilihan alternatif ketika tidak dapat mengkonsumsi nasi karena sebab tertentu. Cara pengolahannya tidak boleh menggunakan minyak untuk menggoreng karena kandungan gizi dan nutrisi didalamnya akan hilang sedangkan minyak itu sendiri akan memperparah kondisi tubuh ketika diare.
Kentang ini juga sangat baik untuk dikonsumsi :

  • makanan sehat untuk diet
  • makanan penurun kolesterol
  • makanan yang mengandung kalium

3. Roti Panggang
Roti merupakan salah satu sumber energi karena kandungan karbohidrat dari bahan yang dipakai untuk membuatnya. Gandum olahan yang terdapat didalamnya mengandung karbohidrat yang dapat memberikan energi pada tubuh. Roti juga terbilang sehat, karena dikonsumsi juga sebagai :

  • makanan untuk penderita stroke
  • makanan yang mengandung asam folat

4. Biskuit
Biskuit yang terbuat dari gandum olahan dapat dijadikan camilan alternatif ketika mengalami diare. Selain menambah asupan energi dalam tubuh, kandungan sodium atau garam didalamnya dapat mengembalikan keseimbangan kadar cairan elektrolit (electrolyte) didalam tubuh. Produk biskuit ini biasanya juga dikemas sebagai :

  • makanan yang mengandung kalsium
  • makanan untuk penderita tipes

5. Sereal
Sereal merupakan jenis olahan makanan yang mengandung zat pati dimana zat tersebut dapat membantu meredakan gejala diare. Kandungan beberapa zat didalamnya membuat usus mudah untuk mencernanya. Selain itu, jenis makanan ini juga sangat disukai dan dijadikan menu tambahan selain nasi.


Hemat Pengeluaran BBM Anda Dengan Alat Penghemat BBM Revolusioner Terbukti BBM lebih Irit sampai dengan 30%!!!, mesin lebih halus dan bertenaga....
Minicon Penghemat BBM | Cara Kerja Minicon | Testimoni Minicon |

6. Yogurt
Yogurt mengandung probiotik alami yang dibutuhkan oleh tubuh dalam mengurangi dan menghambat perkembangan bakteri jahat didalam sistem pencernaan. Olahan susu fermentasi ini tentu tidak akan memperparah gajala diare pada penderita yang mengalami alergi susu. Bahkan yogurt dapat meredakan gejala diare dan mengurangi bakteri jahat penyebab diare dari dalam tubuh.

Kandungan Bahan Lainnya

Berikut ini sejumlah kandungan makanan yang bisa membantu kesembuhan penderita diare :

1. Makanan Rendah Serat
Makanan rendah serat dapat menahan keluarnya cairan dari dalam tubuh secara berlebihan. Pada umumnya makanan kaya serat dianjurkan untuk dikonsumsi sehari-hari untuk menjaga dan melancarkan buang air besar akan tetapi ketika terkena diare sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi makan berserat tinggi seperti agar-agar, beberapa kategori sayur mayur dan buah-buahan yang dapat memperburuk kondisi serta bertambah lamanya gejala diare tersebut.

2. Makanan yang Tinggi Natrium
Makanan yang tinggi natrium disini yakni merupakan segala jenis makanan bahkan minuman yang mempunyai kadar garam tinggi. Kadar garam elektrolit tersebut dapat mengganti cairan yang hilang dan menyeimbangkan kadar cairan elektrolit didalam tubuh.

3. Makanan Rendah Lemak
Makanan yang rendah lemak sangat baik dikonsumsi ketika diare karena lemak jenuh dapat memperburuk kondisi tubuh yang melemah akibat kehilangan cairan secara berlebihan. Hindari makanan berupa gorengan dan santan kental ketika diare.

Jenis Makanan Pantangan untuk Penderita Diare

Ketika tubuh mengalami diare maka terdapat beberapa pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi karena akan memperparah kondisi tubuh itu sendiri. Makanan yang tidak boleh dikonsumsi selama diare yakni makanan yang susah dicerna, membuang cairan dari dalam tubuh, serta membuat saluran pencernaan teriritasi sehingga diare akan semakin parah.
Untuk menghindari ragam akibat dari yang tidak baik maka berikut kami jelaskan beberapa makanan pantangan untuk penderita diare :

1. Buah ber-citrus atau Asam

Buah yang mempunyai rasa asam berlebih seperti jeruk, lemon, kiwi dan beragam jenis buah lainnya tidak boleh dikomsumsi selama mengalami diare. Sifat asam yang terdapat pada buah ber-citrus ini dapat menyebabkan stress pada saluran pencernaan.

2. Sayuran Kubis

Sayuran kubis merupakan makanan yang dapat menimbulkan gas pada saluran pencernaan. Kandungan sulfur dan serat larut menyebabkan tingginya gas pada pencernaan dan membuat usus susah mencerna sehingga proses pencernaan menjadi lambat.

3. Bawang Putih

Bawang putih menyebabkan perut akan terasa semakin kembung karena kadar gas didalam pencernaan meningkat. Kandungan serat tidak larut didalam bawang putih akan menghambat pencernaan dan berimbas pada kondisi diare yang buruk. Termasuk bahaya bawang putih mentah yang dikonsumsi bisa menimbulkan perut terasa panas.

4. Kacang-kacangan

Kandungan yang terdapat didalam kacang-kacangan dapat meningkatkan gas dalam tubuh dan membuat perut kembung atau begah. Sulitnya jenis makanan ini untuk dicerna juga membuat kacang-kacangan menjadi makanan pantangan ketika diare.

5. Beragam makanan pedas

Bagi penderita diare sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mempunyai rasa pedas berlebih. Entah rasa pedas itu berasal dari cabe, merica bahkan zat kimia penambah rasa pedas buatan. Bahaya makanan pedas ini akan membuat lambung akan bermasalah dan pergerakan usus akan terganggu.

6. Susu

Kandungan laktosa yang terdapat pada susu dapat menyebabkan alergi berupa gejala diare itu sendiri. Untuk itu, tidak dianjurkan mengkonsumsi beragam olahan yang mengandung susu terkecuali yogurt.

7. Kopi

Kandungan bahaya kafein yang terdapat pada kopi akan membuat gejala diare semakin parah. Kafein dapat menyebabkan kontraksi usus dan gangguan pencernaan lainnya ketika dikonsumsi dalam kondisi mengalami diare akut.

8. Jus buah

Kandungan fruktosa yang tinggi pada jus buah dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti kembung karena tingginya gas pada pencernaan. Untuk itu sebaiknya tidak mengkonsumsi jus buah ketika diare, kecuali buah tertentu yang memang sudah terbukti dapat menstabilkan kondisi pencernaan dari gejala diare.

9. Minuman beralkohol

Minuman yang mengandung alkohol tidak disarankan dikonsumsi ketika diare. Bahaya alkohol dapat menyebabkan cairan yang keluar semakin banyak dari dalam tubuh sehingga beresiko mengalami dehidrasi.

10. Makanan yang Mengandung Sarbitol dan Pemanis Buatan

Jenis makanan yang mengandung sorbitol dan pemanis buatan sangat tidak baik bagi pencernaan dan dapat menambah parah gejala diare. Hal ini disebabkan karena pemanis buatan mempunyai sifat pencahar. Contoh makanan olahan yang menggunakan sorbitol dan pemanis buatan dalam pembuatannya yakni minuman kemasan, beragam jenis permen, dan makanan cemilan.

Diatas telah dijelaskan mengenai makanan untuk penderita diare serta makanan pantangan yang tidak boleh dikonsumsi selama diare. Segala macam makanan atau minuman mempunyai beragam kandungan yang nantinya juga dapat berakibat bagi tubuh. Terlepas dari akibat baik atau buruk suatu makanan yang anda konsumsi sebaiknya tetap memperhatikan kondisi tubuh saat itu. Tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Pantangan Makanan Untuk penderita diare
Sama pentingnya dengan hal di atas, adalah mengetahui makanan apa yang harus dihindari saat diare. Karena ada jenis makanan tertentu yang dapat melakukan perjalanan melalui usus dengan sangat cepat dan memperburuk kondisi, atau memperburuk diare dengan cara lain.
Hindari makanan berikut ini saat diare:

  • Makanan berlemak. Ini termasuk makanan yang digoreng dan makanan yang berminyak atau yang bersantan kental, yang dapat membuat diare lebih buruk.
  • Susu, mentega, es krim, dan keju. Bahkan jika diare tidak disebabkan oleh intoleransi laktosa (kesulitan memproses gula laktosa, yang ditemukan dalam produk susu), hindari makanan ini selama diare masih berlangsung. Probiotik pada yoghurt mungkin satu pengecualian untuk aturan ini.
  • Minuman Alkohol dan kafein. Orang yang diare, harus menghindari makanan dan minuman yang menyebabkan pengeluaran (kehilangan) cairan. Alkohol dan kafein dapat bertindak sebagai diuretik (membuang cairan tubuh), yang berarti akan menyebabkan atau memperburuk dehidrasi.
  • Sorbitol dan pemanis buatan lainnya. Beberapa orang menemukan bahwa pemanis buatan memiliki efek pencahar pada sistem pencernaan. Jika Anda sedang diare atau mencret, maka hindarilah permen dan permen karet, diet minuman ringan, dan makanan kaya pemanis buatan.
  • Makanan yang menyebabkan gas berlebih. Memang sangat penting makan banyak buah-buahan dan sayuran setiap hari. Namun, ketika terjadi diare, maka kita harus menghindari pilihan makanan yang cenderung meningkat gas usus, seperti kubis atau kol, kacang-kacangan, brokoli, dan kembang kol, sampai Anda merasa lebih baik.

Selain itu hindari juga obat-obatan anti diare pada 24 jam pertama, karena diare biasanya merupakan cara tubuh membersihkan infeksi dan hal-hal buruk yang perlu dikeluarkan terutama untuk diare ringan, kecuali atas rekomendasi dokter.

Ketika diare sebaiknya mengkonsumsi makanan yang mudah dicerna namun tidak mengandung serat yang tinggi sehingga gejala diare tidak semakin parah. Selain faktor makanan atau minuman yang dikonsumsi terdapat juga beberapa faktor lain yang sangat berpengaruh pada kondisi tubuh ketika diare. faktor tersebut yakni daya tahan tubuh dari serangan virus atau kuman yang disebebkan oleh lingkungan kotor dan tidak sehat.


Hemat Pengeluaran BBM Anda Dengan Alat Penghemat BBM Revolusioner Terbukti BBM lebih Irit sampai dengan 30%!!!, mesin lebih halus dan bertenaga....
Minicon Penghemat BBM | Cara Kerja Minicon | Testimoni Minicon |



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*